Cari Blog Ini

Memuat...

Minggu, 07 Oktober 2012

Berbagi Urusan Ijin


PERIJINAN DI KABUPATEN SLEMAN
Berbagi Urusan Ijin


Kata orang, urus Ijin perumahan di SLEMAN bikin pusing .. Kataku; emang iya bikin pusing, hehe ...

Ini saya mau berbagi karena pernah urus ijin lahan seluas 4.400 m2 di daerah Kelurahan Babarsari Kecamatan Depok, Kabupaten SLEMAN.

Instansi dimana kita mengurus ijin ini adalah BPPD (Badan Pengendalian Pertanahan Daerah). Di instansi ini juga kita sebaiknya cari info awal soal lahan yang akan kita kembangkan dari aspek TGT (Tata Guna Tanah) nya, apakah masuk kawasan pemukiman atau tidak. Hati hati jangan sampai bebaskan lahan yang masuk green belt (sabuk hijau).

3 berkas yang harus kita siapkan adalah;
1. Ijin Sosialisasi Warga
2. Rekomendasi pemakaian TPU
3. Proposal Proyek

Dan tentu saja persyaratan umum, yaitu;
1. Bukti kepemilikan hak (SHM)
2. Data pemohon (kami pakai nama PT), jadi lampirkan Akta Pendirian, SIUP, TDP dan pengesahan dari Depkumhamm.

IJIN SOSIALISASI WARGA
Kita mesti mendapatkan persetujuan dari warga sekitar, yang diketahui oleh RT, RW, dan Lurah Camat. Banyak potensi timbul social cost disini jika tak pandai pandai melobi warga dan melakukan sosialisasi.

Bahkan kita mesti mendapatkan REKOMENDASI soal lahan makam, dengan asumsi 1 rumah yang kita bangun akan 'memproduksi' 4 jenasah untuk dimakamkan ke TPU. Pihak Kelurahan yang akan menentukan berapa besar kontribusi yang harus kita bayar sebagai kompensasi kita memakai TPU milik warga yang sudah ada. Tarifnya tak diatur dalam Perda apapun. Tergantung musyawarah.

PROPOSAL
Jangan lupa membuat proposal singkat soal proyek kita, menyangkut tujuan pembangunan proyek, jumlah unit, type rumah, pembuangan air kotor, sistem keamanan, spesifikasi bangunan, konsep utilitas, pengaruh sosial, keterlibatan warga lokal, dll.

Kesemua dokumen yang disebutkan diatas dijadikan dalam 1 bendel, lalu diperbanyak menjadi 15 set. Dan diserahkan di Kantor Pelayanan 1 Atap Kabupaten Sleman untuk permohonan IPT.

IPT (IJIN PEMANFAATAN TANAH)
Dalam kisaran waktu 2-3 minggu, kita akan diundang dalam sebuah Rapat Sosialisasi alias Sidang Ekspose yang dihadiri oleh 15 dinas terkait.  Materi substansial banyak dibahas disini. Dan kita mesti bisa menjawab dengan baik dan tepat supaya IPT yang kita ajukan bisa disetujui. Sekedar info, tak semua permohonan IPT di Sleman disetujui lho.

Lebih baik sebelum rapat kita berkoordinasi dengan salah satu dari 15 dinas yang terkait. Saya sarankan pilih dari internal BPPD atau ambil dari Dinas Kimpraswil saja. Mitra ini yang akan menjembatani kepentingan kita dengan tim 15. Mengkondisikannya supaya semua lancar. Termasuk saat dilakukan survei ramai ramai oleh anggota tim ke lokasi yang kita mohonkan ijinnya.

Setelah itu, tunggu saja. Sambil sesekali memonitor. Mudah mudaham IPT yang kita ajukan bisa terbit kisaran 1 bulan sejak Sidang Ekspose. IPT yang terbit akan ditanda tangani langsung oleh Bupati SLEMAN.

PENURUNAN HAK
Setelah IPT terbit, kita bisa mengajukan penurunan hak lahan yang kita kuasai, dari SHM menjadi SHGB, dan kemudian membalik nama sertipikat ke atas nama PT kita. Yang mana sebelumnya saat transaksi dengan pemilik tanah kami baru melakukan PPJB Lunas dan Kuasa Kuasa.

PENGESAHAN SITEPLAN
Pengesahan siteplan yang kita rencanakan diajukan ke Dinas Kimpraswil, dan tentu saja sebelum membuat desain siteplan kita mesti banyak melakukan asistensi serta konsultasi dengan Kimpraswil, supaya desain siteplan yang kita buat sesuai dengan semua aturan yang berlaku. Misal soal luasan lahan efektif, GSB, GSS, KDH dll. Pengurusan siteplan memakan waktu kisaran 2 minggu.

Ingat; di Sleman berlaku aturan luasan per kavling minimal adalah 125 m2. Bahkan di zona tertentu yang menjadi area resapan, luasan minimal bisa 250 atau malah 500 m2. Jadi jangan bayangkan seperti di daerah lain yang masih bisa luasan 60, 72, 78 dsb.

STAKE OUT
Setelah siteplan terbit, kita mengajukan stake out aliasa pemecahan lahan fasos fasum dan jalan dalam sertipikat tersendiri diluar kavling-kavling efektif. Artinya, sisa 40% diluar saleable area mesti dibuatkan SHGB terpisah atas biaya kita untuk kemudian dikembalikan kepada negara.

SPLITSING SHGB
Sedangkan 60% lahan yang berupa kavling efektif bisa kita pecahkan sesuai kavling yang direncanakan didalam Siteplan. Pengurusan kita lakukan di BPN berdasar siteplan yang sudah disahkan.

IMB INDUK
Bersamaan dengan proses splitsing SHGB, ajukan saja IMB Induk  dengan melampirkan denah tampak potongan serta gambar kerjanya. Bayar retribusinya, dan tunggulah IMB Induk terbit.

Jika semua urusan sudah selesai, dimana SHGB sudah splitsing dan IMB sudah terbit, berarti urusan perijinan anda di Sleman sudah selesai. Hilang pusingnya ....

Berbagi Urusan Ijin


PERIJINAN DI KABUPATEN SEMARANG
Berbagi Urusan Ijin
Kalau mau bisnis perumahan dengan pengurusan perijinan paling simpel dan cepat, bisa anda temui di Kota Ungaran yang menjadi ibukota Kabupaten Semarang.

Sejak berlaku UU Otonomi Daerah, pengurusan ijin tak ada yang standar. Tapi jenis serta tahapan yang saya lakukan di Kabupaten Semarang ini saya yakini prototype standar di kota kota kabupaten yang ada di Jawa Tengah khususnya. Jadi bisa anda simak dan jadi referensi misalkan mau mengurus ijin perumahan di Temanggung, Wonosobo, Purbalingga, Purworejo, Banyumas dll.

Berikut adalah sharing dari saya yang pernah mengurus ijin untuk lahan seluas 6.500 m2 di Kelurahan Genuk Kecamatan Ungaran Barat, dimana 2.000 m2 diantaranya masih berstatus sawah. Status Hak Milik.


PENGERINGAN

Pertama tama lahan yang masih berstatus sawah dikeringkan, dimana kami memakai jasa notaris yang berjanji bisa mengurus dalam tempo 2 minggu di BPN. Setelah status sawah berubah menjadi tanah darat, barulah kami mengajukan tahapan selanjutnya.

SURAT KETERANGAN LOKASI

Berhubung luasan dibawah 1 ha, tak disyaratkan mengajukan Ijin Lokasi, tetapi cukup Surat Keterangan Lokasi. Tak bisa memakai nama perorangan, mesti badan hukum. Tapi demi mensiasati agar status tanah tetap HM tanpa perlu turun hak menjadi SHGB, permohonan diajukan dengan memakai wadah CV, yang syaratnya nama pemilik yang tertera di sertipikat mesti masuk ke CV menjadi salah satu sekutu aktif.

Pengurusan SKL hanya memakan waktu 3 hari kerja saja, dimana dokumennya ditanda tangani oleh Kepala Kantor BPN.

Tidak diperlukan UKL UPL, Peil Banjir, ataupun Penyerahan Tanah Makam.

PENGESAHAN SITE PLAN

Berbekal Surat Keterangan Lokasi, maka kami mengajukan desain siteplan ke Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu cq. Dinas Pekerjaan Umum. Dan setelah membayar retribusi resmi yang relatif murah, maka dalam waktu 3 hari saja siteplan sudah terbit. Cepatnya pengesahan siteplan juga karena siteplan kami sudah memenuhi kriteria lahan efektif maksimal hanya 60% saja.

IMB (IJIN MENDIRIKAN BANGUNAN)

Kebetulan desain denah tampak potongan rumah yang akan kami bangun sudah siap bendelannya, dan begitu siteplan terbit, maka permohonan IMB Induk kami ajukan. Retribusi yang normal tarifnya langsung kami bayar. Dan dalam tempo 3 hari saja, IMB Induk sudah berada ditangan kami. Semua sangat cepat. Di Kabupaten Semarang, IMB Induk selalu disebut IMB Sementara, karena setelah bangunan selesai 100% baru bisa diajukan IMB pecahannya. Akan tetapi untuk pengurusan KPR pihak bank sudah mau terima hanya dengan copy IMB Induk yang dilegalisir. Jadi semua beres.


SPLITSING SHM

Dengan lampiran Siteplan yang sudah disahkan Dinas PU, kami mengajukan pemecahan Sertipikat per kavling ke BPN, yang dijanjikan selesai kisaran 3 minggu.

Selesai sudah. Mudah dan serba cepat sekali mengurus perijinan di Kabupaten Semarang. Biaya juga relatif normal bahkan murah.

Bahkan pernah saya urus revisi siteplan dimasukkan jam 9 pagi, habis makan siang sudah ditelpon untuk ambil berkas yang sudah ditanda tangani Kepala Dinas PU.

Bukan cuma untuk skim pengurusan Ijin lahan dibawah 1 ha, saya juga pernah mengurus Ijin Perumahan seluas 5,5 ha di Kota Ungaran, yang semua dokumen perijinan selesai dalam waktu 2 minggu saja, meski produknya berupa Ijin Lokasi yang ditanda tangani Bupati. Itu akan dibahas dalam ulasan tersendiri.

Demikian, semoga bermanfaat.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...