Postingan

Menampilkan postingan dengan label bisnis

Jurus Serempetan Bisnis Properti

Gambar
HANYA KARENA GERIMIS BANDARA BANJIR SEBAHU Jurus Serempetan Bisnis Properti Apa yang ada di otak warga Semarang jika melihat di halaman utama koran lokal ada judul headline seperti itu? Lalu dilampiri gambar ada 3 orang memakai baju kerja yang terendam air sebatas dada, sambil mengangkat tas kerjanya diatas pundak supaya tidak basah kena air. Semua imajinasi orang, mulai dari warga kota biasa, pengusaha yang biasa mondar mandir naik pesawat, sampai Walikota Semarang dan Gubernur Jateng yang tinggal di Semarang, pasti langsung terbelalak matanya. Bayangkan! Bandara banjir sebahu. Jelas transportasi udara menjadi terganggu. Dan semua sangat penasaran membaca lengkap isi beritanya. Itu berita heboh yang layak dikonsumsi. Ini lanjutan beritanya; Tapi jangan kuatir ada pesawat yang batal terbang, karena itu tadi cuma penggalan pantun pendek yang menjadi pemenang dalam lomba kreativitas antar staf PKP menyambut Hari Kebangkitan Nasional. Pantun selengkapnya berbunyi; HANYA KAR...

Strategi Bernegoisasi di Bisnis Properti

Gambar
GAK NAFSU KETEMU OM OM Strategi Bernegoisasi di Bisnis Properti Dalam sebuah transaksi pastilah terjadi proses negoisasi dan tawar menawar. Disinilah seninya, karena kita bisa memainkan jurus ampuh kita buat mendapatkan deal yang bagus. Jangan membeli lahan dari orang yang niatnya setengah-setengah menjual lahannya. Dengan tanda-tanda; - Minta kita yang datang ke rumah/kantornya penjual. Tak mau ketemu di lokasi obyek yang dijual. - Yang dikirim mendampingi kita mensurvei lokasi adalah orang suruhannya. - Susah banget sekedar memberikan data-data yang kita minta, misal; copy sertipikat dan copy NJOP. - Memposisikan kita yang butuh, dengan pertanyaan menjengkelkan; "Anda mau membeli lahan saya berapa?" Tanpa dia menyebutkan harga yang dia harapkan terlebih dahulu. Tinggal pergi saja deh, GAK NAFSU KETEMU OM OM pemilik lahan macam beginian. Karena bisa dipastikan tak bisa kita dapatkan deal bagus. Jika kita punya gandengan Mitra Pemilik Modal (MPM) yang memili...

Jurus Jari Lentik Bisnis Properti

Gambar
GADIS BERAMBUT 32 HELAI Jurus Jari Lentik Bisnis Properti Konon pada suatu ketika, di kerajaan Harmoni Raya hidup seorang ibu tua dengan seorang anak gadis semata wayangnya. Ibu itu hidup bahagia berdua saja dengan anaknya itu. Akan tetapi menjelang anak gadisnya tumbuh dewasa, ada perasaan yang membuat gundah ibu tua itu kala memikirkan masa depan anaknya. Hal itu dikarenakan paras rupa anak gadisnya sangatlah jelek.., saking jeleknya konon rupa anaknya digambarkan hanya mempunyai rambut 32 helai. Dengan kondisi yang begitu apakah nantinya ada jejaka yang mau mempersunting anaknya..? Si Ibu tua tidak lantas menyerah dan berhenti berharap, dia lantas berpikir dengan keras untuk mengusahakan masa depan anaknya kemudian setiap hari Si Ibu berdoa kepada Tuhan untuk diberikan jalan keluar dari kesulitannya itu. Akhirnya dengan doa yang terus menerus, yang pertama muncul di hati Si Ibu adalah suatu HASRAT KEINGINAN akan doanya suatu saat bisa terkabul. Dan semakin lama berdoa b...

Salurkan untuk Action Bisnis Properti!!!

Gambar
TERGERAK SYAHWATNYA Salurkan untuk Action Bisnis Properti !!!   Saat SMA dulu saya sedang mengikuti pelajaran agama. Disitu bu guru menjelaskan; "Barangsiapa memandang seorang perempuan dan kemudian tergerak syahwatnya, maka dia sudah berdosa dalam pikirannya." Saya komplain; "Gak adil dong bu, jika cuma memandang saja kok dosa, kan kita kagak ngapa ngapain kepada perempuan tersebut. Lagipula ulah si upik ini kadang diluar kendali kita .." Bu guru tak mau menjelaskan, malah melotot marah. Saya tak berani bertanya apa apa lagi dan memilih diam seribu bahasa. Bu guru galak ... , hehe Nah, seberapa banyak diantara anda pembaca blog atau milist ini yang sudah tergerak syahwat bisnis propertinya, tapi belum juga memulai proyek pertamanya. Selalu ragu dan ragu. Maju mundur, maju mundur. Nanti bu guru melotot dan marah lho. Ikut seminar sana sini. Ikut workshop sana sini. Belum juga ketemu MPT yang jadi tambatan hati. Hot deal seakan hanya mimpi. Ampun DJ ...

Perlunya Time Frame Dalam Bisnis Properti

Gambar
SEMAR BAGONG Perlunya Time Frame Dalam Bisnis Properti Saat kami sedang jalan jalan memantau kompetitor disekitar proyek yang kami pasarkan, kami melihat sebuah papan info bertuliskan; DIJUAL KAVLING, disertai No HP penjual. Lokasinya masuk kisaran 500 m dari jalan raya, terdiri atas beberapa kavling saja yang dibagi di kanan kiri dengan jalan lebar 6 m ditengahnya, yang belum ada apa apanya. Sementara proyek kami bisa diakses langsung dari jalan raya. Artinya lokasi kavlingan tersebut dibawah proyek kami. Harga kavling efektif ditempat kami Rp 900.000/m2. Bayangan kami harga kavling disitu paling cuma kisaran 400 - 500.000/m2. Iseng-iseng saya kontak no HP penjualnya. OMG, harga per m2 adalah Rp 1,5 juta/m2. Saya terkejut. Saya minta diulang; Betul, harga 1,5 juta/m2. Saya geleng-gelang kepala. Entah darimana atau menghitung pakai kalkulator merk apa penjual kavlingan tersebut. Jangan jangan angkanya dicomot dari langit saat ada meteor jatuh, hehe ... Bisnis itu adalah ak...

Konseptual Yang Komprehensif di Bisnis Properti

Gambar
TOTAL THEMATIC Konseptual Yang Komprehensif di Bisnis Properti Seseorang dengan nada sinis pernah mengirim sms ke saya; 'Sehebat apakah anda sehingga berani menyebut diri SUHU di bidang properti? Buktinya anda tidak sukses seperti Ciputra ...' Hehe, saya mah cuma senyum-senyum saja. Karena orang ini tidak memahami konsep serta latar belakang kenapa sebutan itu muncul. Saya penganut konsep TOTAL THEMATIC. Kalau di sepakbola, mungkin anda pernah kenal dengan istilah TOTAL FOOTBALL ala Belanda. Dimana 10 pemain selain kiper memiliki karakter menyerang. Bukan cuma gelandang serang serta striker yang menggempur gawang lawan. Bahkan back Belanda bisa ikut menyerbu kedepan jika sikon memungkinkan. SUPER OFFENSIF adalah pakem semua pemain Belanda. Jangan berharap ada back yang cuma menunggu di lini pertahanan saat bola sedang dikuasai. Matching bukan, jika sebuah tim yang mengklaim menerapkan Total Football diisi pemain-pemain berkarakter menyerang? Begitupun dengan nama lem...