Postingan

Menampilkan postingan dengan label harga

Kenaikan Harga Material

Gambar
SEGENGGAM CABAI Kenaikan Harga Material Setahun yang lalu, uang 1000 perak bisa dapat segenggam cabai. Tapi tahun ini uang 1000 perak cuma dapat cabai 4 biji. Buat teman menghabiskan sepotong mendoan saja tidak cukup .... Artinya; harga cabai tiap tahun naik. Demikian pula harga material bangunan bukan??? Rekan saya yang punya proyek seluas 3,8 ha dengan semangat bercerita soal strateginya menyasar 'future market'. Dia katakan TARGETING yang dia tentukan adalah 'future market', yaitu konsumen yang siap mengangsur panjang (18 s/d 24 bulan) demi uang muka yang besar, karena belum buru buru mau menempati rumah. Atau malah membagi lunas 100% dalam jangka waktu 18 s/d 24 bulan. Tanpa perlu KPR. Dia terinspirasi dengan skim pembayaran panjang yang dilakukan para pengembang apartemen. Uang muka besar berarti plafond KPR kecil dan angsuran ringan. Bahkan jika UM mencapai 50%, kata teman saya pihak bank dijamin merem dan pasti acc KPR nya tanpa turun plafond. Saya me...

Harga Borongan Bangunan

Gambar
NIMAS AYU TUMENGGUNG Harga Borongan Bangunan Telpon masuk; Hello ... Good evening mister Jin AW. Perkenalkan, nama saya NIMAS AYU TUMENGGUNG PROPERTINI, panggil saya TINI. Kemarin saya baca postingan berjudul 'Ngomel Ngomel' soal spec bangunan 1,1juta/m2 yang mau diemail ke si penanya. Boleh kagak Tini juga minta rinciannya? Karena Tini juga mau menarapkan jurus COST LEADERSHIP, yaitu harga yang lebih murah dibanding kompetitor. Juga menerapkan jurus DIFFERENT, karena menyajikan spec bangunan yang berbeda (meski lebih rendah), tapi tampak muka bangunan (vacade) tetap bagus dan tak kalah dengan kompetitor. Sambil kucek kucek mata karena tak menyangka ada seorang Nimas Ayu Tumenggung menelpon, dengan semangat dan lancar saya jawab pertanyaannya; ‎ ​ Harga borongan 1,1 juta  / m2 1. Pondasi batu kali t: 50 cm ‎ ​ 2. Dinding bata 1/2 batu, dinding batas kongsi ‎ ​ 3. sloof 10x12 ‎ ​ 4. Pintu doble tripleks ‎ ​ 5. Plafond triplek, rangka kayu ‎ ​ 6. Lantai keram...

Strategi Harga Properti

Gambar
JURUS 16 DERAJAT CELCIUS Strategi Harga Properti Dalam Siklus Hidup Product (life cycle product), masa Introduction adalah masa dimana pertama kali produk anda dirilis ke umum. Itu berarti konsumen serta kompetitor anda sama sekali belum punya gambaran apapun soal produk perumahan anda. Kali ini saya tak ingin bicara soal strategi PROMOTION, tapi ingin mengupas soal PRICE. Khususnya adalah PRICING STRATEGY yang paling tepat di fase Introduction (perkenalan). Orang awam sering menyebutnya sebagai; masa launching. Pesan penting yang saya sampaikan adalah; PASTIKAN BAHWA HARGA JUAL PERDANA PRODUK ANDA LEBIH RENDAH MINIMAL 10% DARI HARGA KOMPETITOR. Bahkan jika berani, skenariokan sejak awal dalam ACTION PLAN anda, supaya harga jual perdana produk anda adalah 15 - 20% dari harga kompetitor (selevel) yang terdekat. Jangan tanggung-tanggung. Kalau cuma lebih rendah 5%, tak akan memikat konsumen. Apalagi dengan kondisi progres fisik yang masih minim di lapangan, beda 5% itu hanya ...

Pemberian Potongan Harga

Gambar
DOMPET MERTUA Pemberian Potongan Harga Dahuluuuuu banget ketika membuat juklak penjualan yang akan saya serahkan kepada Marketing Manager, biasanya saya membagi dalam 3 skim bayar dengan contoh sbb; TUNAI KERAS, diskon 10% UTJ Rp 2 juta. Pelunasan 2 minggu setelah UTJ. TUNAI BERTAHAP, diskon 7,5% UTJ 2 juta. Angs ke-1 (10% - UTJ) dibayar 2 minggu sejak UTJ. Angs ke-2 (15%) dibayar 1 bulan sejak angs 1 Angs ke-3 (15%) dibayar 1 bulan sejak angs 2 Angs ke-4 (15%) dibayar 1 bulan sejak angs 3 Angs ke-5 (15%) dibayar 1 bulan sejak angs 4 Angs ke-6 (15%) dibayar 1 bulan sejak angs 5 Angs ke-7 (15%) dibayar 1 bulan sejak angs 6 KPR, diskon 5% UTJ 2 juta Angs ke-1 (4% - UTJ), dibayar 2 minggu sejak UTJ. Angs ke-2 (4%) dibayar 1 bulan sejak angs 1 Angs ke-3 (4%) dibayar 1 bulan sejak angs 2 Angs ke-4 (4%) dibayar 1 bulan sejak angs 3 Angs ke-5 (4%) dibayar 1 bulan sejak angs 4 Pelunasan via KPR (80%) Tetapi juklak seperti diatas dalam perjalanan waktu saya ubah, ka...