Postingan

Menampilkan postingan dengan label strategi

Strategi Memata Matai Pesaing

Gambar
SALES BOND 007 Strategi Memata Matai Pesaing Di film James Bond, sering kita lihat kelihaian agen 007 tersebut menyusup ke markas lawan. Mengambil data-data penting, (maaf) meniduri pacarnya si bandit, lalu dar der dor membikin kekacauan. Seru !!! Tapi bisakah anda bayangkan, saat sebuah proyek yang saya kembangkan di Bandarlampung sedang memasang lowongan kerja mencari Marketing Manager, ada pelamar yang kelihatannya sudah berpengalaman. Tentu saja kami terima melihat CV dan pengalamannya. Dia sepakat soal gaji dan hak-hak lainnya. Lalu bersedia langsung ngantor keesokan harinya. Hari pertama dia ngantor ternyata langsung super aktif bertanya ini itu dan mengumpulkan banyak data serta mengcopy dokumen-dokumen admin. Benar-benar pro aktif. Hari kedua tetap masih fokus mendekati Direksi untuk bertukar pikiran dan diskusi soal MARKETING PLAN. Soal strategi dan taktik pemasaran. Tentu saja kami mentransfer semua knowledge, policy dan hal-hal lain yang dia tanyakan. Sampai hari...

Strategi Harga Properti

Gambar
JURUS 16 DERAJAT CELCIUS Strategi Harga Properti Dalam Siklus Hidup Product (life cycle product), masa Introduction adalah masa dimana pertama kali produk anda dirilis ke umum. Itu berarti konsumen serta kompetitor anda sama sekali belum punya gambaran apapun soal produk perumahan anda. Kali ini saya tak ingin bicara soal strategi PROMOTION, tapi ingin mengupas soal PRICE. Khususnya adalah PRICING STRATEGY yang paling tepat di fase Introduction (perkenalan). Orang awam sering menyebutnya sebagai; masa launching. Pesan penting yang saya sampaikan adalah; PASTIKAN BAHWA HARGA JUAL PERDANA PRODUK ANDA LEBIH RENDAH MINIMAL 10% DARI HARGA KOMPETITOR. Bahkan jika berani, skenariokan sejak awal dalam ACTION PLAN anda, supaya harga jual perdana produk anda adalah 15 - 20% dari harga kompetitor (selevel) yang terdekat. Jangan tanggung-tanggung. Kalau cuma lebih rendah 5%, tak akan memikat konsumen. Apalagi dengan kondisi progres fisik yang masih minim di lapangan, beda 5% itu hanya ...

Strategi Bernegoisasi di Bisnis Properti

Gambar
GAK NAFSU KETEMU OM OM Strategi Bernegoisasi di Bisnis Properti Dalam sebuah transaksi pastilah terjadi proses negoisasi dan tawar menawar. Disinilah seninya, karena kita bisa memainkan jurus ampuh kita buat mendapatkan deal yang bagus. Jangan membeli lahan dari orang yang niatnya setengah-setengah menjual lahannya. Dengan tanda-tanda; - Minta kita yang datang ke rumah/kantornya penjual. Tak mau ketemu di lokasi obyek yang dijual. - Yang dikirim mendampingi kita mensurvei lokasi adalah orang suruhannya. - Susah banget sekedar memberikan data-data yang kita minta, misal; copy sertipikat dan copy NJOP. - Memposisikan kita yang butuh, dengan pertanyaan menjengkelkan; "Anda mau membeli lahan saya berapa?" Tanpa dia menyebutkan harga yang dia harapkan terlebih dahulu. Tinggal pergi saja deh, GAK NAFSU KETEMU OM OM pemilik lahan macam beginian. Karena bisa dipastikan tak bisa kita dapatkan deal bagus. Jika kita punya gandengan Mitra Pemilik Modal (MPM) yang memili...